"malu bertanya sesat dijalan" pernah denger pribahasa itu??
Yup!! banyak guru-guru bahasa indonesia yang bilang kalau pribahasa itu benar.
Dan gw inget sama ucapan salah satu guru bahasa Indonesia gw, yang gw panggil KOMODO.
"kamu itu kurang bertanya nak!! ingat, malu bertanya sesat dijalan"
yiahhhhhhhhhhhhh shit and bullshit! pribahasa itu salah boy and sist, coba kita ubah pola pikir kita!
kita kondisikan seperti ini...
lu adalah seorang laki laki paruh baya, yang sedang kejar setoran untuk mengantarkan barang ke daerah Bekasi, Padahal lu adalah orang asli Cianjur yang sama sekali buta daerah Bekasi.
apa yang akan lu lakukan???
jawaban :
1. Dengan mengingat rumus "Malu bertanya sesat dijalan", maka akan ditemukan kondisi seperti ini : ketika lu jalan sudah hampir didaerah bekasi, dan lu bertanya (karena lu inget pribahasa tersebut) kepada seorang tukang ojek yang sedang sendirian dipangkalan ojek, entah mengapa dia sendirian tak ada teman.
2. Dengan mengingat rumus "bertanya mulu sesat dijalan", maka akan ditemukan kondisi seperti ini : ketika lu jalan sudah hampir didaerah bekasi, dan lu lurus terus ngikutin jalan, dan ternyata ada plang "BEKASI 50Km".
Hasil :
1. karena lu ngikutin rumus "malu bertanya sesat dijalan" maka dikondisikan : Ternyata itu tukang ojek menyuruh lu kalau lu harus jalannnnnnn lurus, nanti ketemu perempatan, terus lurus lagi, lampu merah kedua belok kanan. Dan dang deng dong, lu nyasar gak tau kemana entah dimana.
lu telat nganterin barang, setoran jadi dikurangin, gak makan deh lu hari ini cuma karena nyasar.
kenapa anda nyasar????? karena tukang ojek yang anda tanya adalah orang baru didaerah situ, dan sebenarnya dia juga buta sama seperti anda.
--------------------------
fact :
98% ketika orang bertanya, dengan lantangnya berkata "permisi pak, tau jalan XXXX gak??"
50% anda akan NYASAR!
lu bertanya bukan pada orang yang tepat, karena lu nanya doang, gak menseleksi dulu orang yang akan ditanya.
advice :
use this question if you are smart enough !
"permisi, bapak/ibu oran sini??" gunakan dengan nada yang pelan dan santun. Kalau mereka menjawab IYA! maka lanjutkan dengan pertanyaan berikutnya
"numpang nanya pak, jalan XXXX itu dimana ya pak"
result : maka lu 98% berhasil sampai tujuan dan bensin masih utuh.
f. suryo