Rabu, 05 Januari 2011

Aku lihat bapakku makan bakpau.


Aku ketuk pintu rumah dua kali, tapi tak ada yang menjawab. Karena biasanya ayah meletakkan kunci dibawah keset, maka aku segera mencari kunci dibawah keset jelek bertuliskan "hellcome". Ternyata kuncinya tidak ada, padahal sereagam merah putih ini sudah bau terkena asap knalpot angkot dan bis kota, dan lagipula aku lapar sekali, karena hari ini banyak sekali tugas, kepalaku sampai berasap melihat pelajaran Bahasa Norwegia.
Aku putuskan untuk masuk lewat pintu belakang, dan kebetulan pintunya tidak terkunci. Asik, akhirnya aku bisa makan, biasanya sih bapak membuatkan aku nasigoreng Prancis, pake usus ayam dan oncom.
Tudung saji tertutup rapat, menyembunyikan harta karun hari ini. Bukannya nasi goreng Perancis malah yang kutemukan adalah "teu aya anything", karena kecewa akupun segera menuju kamar untuk ganti baju lalu mandi.
Tapi ada yang aneh dirumah ini, kok ada suara perempuan yaa??
Aku segera mencari sumber suara, dan ternyata suara itu berasal dari kamar dilantai empat rumahku. Saat kubuka pintu kamar itu, kulihat ayah sedang menjilat jilat apalah itu namanya, pokoknya wanita yang dijilat ayahku mukanya meringis geli atau entahlah meringis apa.
hueeeeeeeeeeeekkkkkkkkkkkkkkkkkk...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar